Member of BAPPEBTI - License No: 824/BAPPEBTI/SP/11/2005
Member of Kliring Berjangka Indonesia - License No: 54/AK-KBI/I/2007

Prinsip Dasar Analisis Teknikal
Ada tiga hal pokok yang digunakan sebagai dasar melakukan analisis yaitu : (1) Market Price...
BADAN PENGAWAS PERDAGANGAN BERJANGKA KOMODITI tentang Perubahan Nomor Rekening Terpisah pada bank BCA untuk PT MEGAHTAMA BERJANGKA
Menunjuk surat PT MEGAHTAMA BERJANGKA Nomor 005/Bappebti/MTB/IX/07 tanggal 18 September 2007...
Membaca Pola Grafik, Pola Pembalikan Arah
i) Kepala dan Bahu
Pola yang paling handal dari semua pola pembalikan arah yang mencerminkan...



job


Forex

Dengan nilai transaksi harian mencapat 1.9 triliun dollar, perdagangan mata uang asing atau yang juga dikenal dengan foreign exchange atau forex merupakan pasar terbesar di dunia

Mengapa Bertransaksi Forex?

  • Pasar 24 jam
    Transaksi di pasar Forex dapat dilakukan selama 24 jam sehingga memberi peluang yang lebih besar.
  • Transaksi 2 Arah
    Transaksi 2 arah memungkinkan investor untuk memperoleh keuntungan baik dalam keadaan pasar turun sekalipun.
  • Sederhana
    Proses transaksi sangat sederhana. Analisa pasar tidak terbebani oleh banyaknya portfolio di pasar.
  • Leverage
    Sistem perdagangan Forex menggunakan satuan kontrak dengan jaminan atas transaksi, sehingga tidak melibatkan fisik dari mata uang. Dengan demikian investor tidak perlu menyetor modal sebesar nilai fisik transaksinya. Hanya perlu 1% dari modal yang dibutuhkan.
  • Resiko Dapat Dibatasi
    Investasi ini memang memiliki resiko. Namun resiko ini bukanlah tidak dapat dibatasi. Tidak seperti perdagangan komiditi konvesional, dimana investor dapat mengalami kerugian yang lebih tinggi dari dana yang disetornya, margin trading tidak mengalami kerugian melebihi dana yang disetornya.
Cara Kerja

Contoh Transaksi
Investor A membeli 1 lot EUR / USD at 1.2900 dan melikuidasi posisinya dengan menjualnya di harga 1.2950.

Profit/Loss = (1.3450 - 1.3400) x 100.000 x 1   
            = USD 500 (belum termasuk komisi)